HASIL KARYA BERSAMA ANAK-ANAK "KSM ANAK PHILIA" 24 OKTOBER 2009
Inilah hasil kerjasama anak-anak yang dibuat dalam satu lembar karton dengan tema "Lingkungan dan Alam"
PERAYAAN ULANG TAHUN STAFF RUMAH PHILIA, CREW & ANAK-ANAK KSM ANAK PHILIA
Perayaan ulang tahun dari salah satu staff, dirayakan bersama-sama dengan crew dan anak-anak KSM Anak Philia yang juga berulang tahun dalam bulan Oktober dan diadakan pada tanggal 24 Oktober 2009 bertepatan dengan acara Sekolah Ceria. Walaupun dirayakan dengan sangat sederhana, tapi suasana kebersamaan dan rasa saling memiliki sangat terasa diantara kami yang hadir.... Tuhan terima kasih Engkau telah memberi 1 tahun bagi saudara-saudara dan anak-anak kami ini.... * Foto-foto dapat dilihat dalam GALERI RUMPHI
* Foto dapat dilihat di GALERI RUMPHI
poster pada buku acara ICCAP 2009 Bali dan Postcard yang disebarkan di tiap Hotel, juga iklan layanan masyarakat di beberapa media
Komunitas Rumah Philia ikut dalam Exhibisi Instalasi OLE World Vision International
tulisan yang tertulis pada postcard yang diedarkan di hotel hotel.
Rumah philia ikut serta dalam exhibisi ini yang akan berlangsung pada di beberapa kota:
Bali : Amphitheatre Discovery Mall, Kuta Bali,9-13 Agustus 2009
Surabaya: 9-11 Oktober 2009
Jakarta : 13-15 November 2009
20-22 November 2009
27 Nov - 1 Desember 2009
PENGUCAPAN SYUKUR KOMUNITAS SALING MENDUKUNG "ANAK PHILIA"
Pada tanggal 1 Agustus 2009 Komunitas Rumah Philia mengadakan Doa bersama dan pengucapan syukur bagi Komunitas Saling Mendukung Anak Philia. Kegiatan tersebut diadakan di ruang FE Universitas Kristen Indonesia tempat dimana kegiatan Sekolah Ceria diadakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengucap syukur atas berkat dan kasih Allah terhadap anak-anak sekaligus merayakan Hari Anak Nasional 2009.. Kegiatan ini diisi dengan berbagi acara seperti Makan tumpeng, Doa, Bermain, Pemeriksaan kesehatan bagi anak HIV Positif & Negatif serta nonton film anak-anak bersama.. Acara ini dihadiri oleh Para undangan, ibu dan anak HIV Positif & Negatif, Tim Rumah Philia dan beberapa orang yang peduli dengan masalah HIV&AIDS pada anak.
Komunitas Rumah Philia menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan bagi kegiatan Komunitas Anak Philia, yang dikarenakan keterbatasan dana, tim kerja & relawan… Namun ini tidak membuat pelayanan menjadi berhenti, walau tersendat tapi kegiatan dan pelayanan tetap berjalan dan harus menjadi semakin baik dari hari ke hari… Segala keterbatasan juga tidak membuat semangat anak-anak dan ibu-ibu menjadi surut, itu semua karena adanya rasa saling memiliki dan kesadaran yang tinggi dari para ibu akan masa depan anak serta kasih sayang yang tulus dari seorang ibu pada anak-anaknya……(ar)
Kegiatan Out Door Komunitas Saling Mendukung Anak Philia ke Sea World
Komunitas Saling Mendukung Anak Philia yang merupakan salah satu program pendampingan bagi anak Komunitas Rumah Philia, pada tanggal 27 Juni 2009 mendapat kesempatan untuk mengunjungi Sea World Indonesia.. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Sea World Indonesia dan Komunitas Rumah Philia, pada kesempatan ini anak-anak berkesempatan untuk mengenal biota laut dan jenis-jenis ikan laut yang berada di perairan Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan out door yang dimana anak-anak belajar untuk lebih mengenal lingkungan disekitarnya dan pegetahuan akan alam sekitarnya….
Komunitas Rumah Philia mengucapkan terima kasih terhadap Sea World Indonesia atas kepeduliannya dan dukungannya bagi Komunitas Saling Mendukung Anak Philia….
* Foto dapat dilihat di Galleri Rumah Philia
Malam Renungan AIDS 28-29 Mei 2009
Berawal dari rasa ingin kembali kepada arti dari makna Malam Renungan AIDS (MRAN) yang sesungguhnya, dimana Malam Renungan akan sangat berarti jika teman-teman diberi kesempatan untuk mengenang akan orang-orang terdekat mereka yang terinfeksi HIV&AIDS atau bahkan ada dari orang-orang terdekat kita yang sudah meninggal karena HIV&AIDS. Jika kita mau mengingat, pasti ada suatu kenangan manis yang pernah dijalankan bersama, baik saat senang atau saat susah. Melihat keadaan tersebut maka Komunitas Rumah Philia pada tanggal 28 – 29 Mei 2009 berkerja sama dengan beberapa lembaga peduli AIDS dan beberapa gereja yang mempunyai komitmen akan masalah HIV&AIDS mengadakan kegiatan MRAN yang diadakan di Villa Baramuli, Cisarua Bogor, Jawa Barat dan dirasa akan sangat berarti bagi teman-teman karena pada kegiatan ini teman-teman diberi kesempatan untuk mengenang orang-orang terdekat mereka...
Kegiatan MRAN yang berlangsung pada tanggal 28 Mei 2009 pada malam hari ini bukan hanya melibatkan ODHA tapi juga melibatkan OHIDHA, pada acara MRAN ini peserta bukan hanya mengenang akan orang-orang terdekat mereka tapi juga diajak untuk membuat statement bagi diri mereka pribadi secara bersama-sama untuk masalah HIV&AIDS dimasa mendatang..... Keesokan hari pada tanggal 29 Mei 2009, peserta anak-anak diajak bermain bersama dengan permainan outbound yang memberi motivasi bagi anak dimasa depan dan dilanjutkan dengan acara santai yang dapat membuat antara peserta menjadi semakin akrab dan batasan antara seorang HIV Positif dan Negatif menjadi tidak ada lagi...
Semoga pada tahun-tahun kedepan akan ada lagi acara MRAN yang benar-benar dapat memberi arti bagi teman-teman untuk benar-benar mengenang orang-orang terdekat mereka yang sudah terinfeksi ataupun sudah meninggal karena HIV&AIDS......
Komunitas Rumah Philia mengucapkan terima kasih kepada lembaga-lembaga, gereja-gereja dan bantuan perorangan yang telah membantu untuk keberlangsungan kegiatan MRAN 2009... Tuhan memberkati....
sekecil apapun lilin ini dalam kegelapan.....nyalakan saja, maka sinarnya akan berbinar menerangi kelam
MALAM RENUNGAN AIDS
Laporan Tahunan Komunitas Rumah Philia 2008
MENGIKUTI PELATIHAN KONSELOR KHUSUS PEREMPUAN
Dalam rangka mendukung dan mengembangkan program di Rumah Philia maka pada tanggal 16maret 2009- selesai , Rumah Philia mengirim salah satu staff untuk mengikuti pelatihan konselor khusus perempuan yang akan sangat bermanfaat bagi para perempuan dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul dalam rumah tangga atau masalah yang dihadapi perempuan dalam memperoleh informasi lengkap seputar HIV&AIDS serta mengenai hak mereka sebagai perempuan tanpa melihat perbedaan gender…
Pelatihan ini dihadiri oleh beberapa lembaga antara lain PKM Pancoran, PKM Setiabudi, PKM Tebet, RS Saint Carolus, Rumah Philia yang diwakili oleh Agie, Yayasan Kapeta, Yayasan Gerbang, Yayasan Tegak Tegar, Yayasan Karisma, Yayasan Selasih Plus, Partisan, Kemayoran Care, Asisi dan NPOS3.
Tujuan dari diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari layanan konseling, meningkatkan pemahaman konselor dengan mengadaptasi materi Treat Asia serta mewujudkan layanan konseling yang membuat klien khususnya perempuan menjadi lebih baik dan berdaya….
Para peserta juga di bekali dengan hypnotherapy yang dapat bermafaat agar klien dapat lebih mudah membuat suatu keputusan dalam menyelesaikan masalahnya dan memudahkan klien saat mengikuti konseling. Selain itu, dengan adanya hypnotherapy ini para peserta belajar untuk berdamai dengan diri sendiri sebelum mengkonseling seseorang…
Semoga kedepannya Rumah Philia dapat meningkatkan pelayanannya dalam kegiatan konseling dengan menggunakan metode hypnotherapy yang bermanfaat bagi sesama .
Sekolah Ceria "Philia" dan Pemantauan Kesehatan Anak
Sebelum kegiatan sekolah ceria dilakukan maka diadalan evaluasi panitia HAS 2008 yang lalu sekaligus rencana utk. mengadakan Malam Renungan AIDS Komunitas Rumah Philia yang rencananya akan diadakan di Puncak dengan suasan kontemplatif dan fokus kepada anaka-anak dan orang tua. Bila ada gereja-gereja dan LSM lain ingin bergabung maka kami masih terbuka untuk kegiatan ini. Memang kami akan seleksi mengi8ngat dana dan tempat yang terbatas. Kembali tim"choose life" akan diaktifkan. Belajar dari kepanitaan HAS yang lalu maka kali ini koordinasi panitia perlu komunikasi intensif.
Workplan Rumah Philia Tersusun
Fokus program akan tertuju bagi anak dengan kebutuhan khusus (HIV+,dll) terintegrasi dalam keluarganya. Untuk itu kurikulum semi PAUD mulai diterapkan dan akan diperjuangkan untuk mendapat pengakuan DIKNAS. Advokasi untuk pendidikan nasional terutama bagaimana anak-anak tersebut mendapatkan hak pendidikannya tanpa dibedakan akan menyertai kegiatan ini. Program yang juga menjadi perhatian kami adalah mengadakan survey bagi sekolah-sekolah di JABODETABEK tentang kebijakan sekolah terutama bagi anak-anak yang positif. Proposal sedang disusun dan akan diajukan ke KPAN menyusul survey dengan gereja-gereja di Papua yang sudah disetujui.
Dalam penanganan anak maka metode yang digunakan adalah pendampingan terintegrasi baik pendidikan, aspek medik, psikologik dan relasi keluarganya melalui Sekolah Ceria, Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan keluarga, Pendampingan dan konseling serta "Life skill empowerment" bagi keluarga sesuai dengan kebutuhan. Dalam kegiatan ini maka orang tua anak akan dilibatkan secara aktif untuk ikut merancang, memantau dan bersama mencari jalan keluar bagi berbagai tantangan yang dihadapi.
Salah satu komunitas yang akan dijangkau untuk mendukung program ini adalah gereja-gereja Se-JABODETABEK. Untuk itu beberapa gereja yang telah berjejaring dengan Rumah Philia akan menjadi mitra komunitas dukungan.
Mohon Doa Restu...
Metodologi Terkini Dalam Penanggulangan HIV dan AIDS
S stands for Stimulate,support
A stands for Appreciate,Action
L stands for Learn, Listen
T stands for Transfer,Team
Alat yang digunakan adalah :
Building Dream
Self-assessment
Measuring Change
Sharing lessons learned
Building New Knowledge
Bila ingin memahami dengan mendalam silahkan visit http://www.aidscompotence.org
Ternyata para orang tua murid menginginkan agar Sekolah Ceria Philia diadakan lebih sering sehingga tangga 7 Maret diadakan lagi dengan dihadiri sekitar 5 Anak yang dibagi dalam 2 kelompok bermain: Kelompok bermain anak dan kelompok bermain anak tanggung. Fasilitator utama masih tetap kak Agie, dibantu Kak Isye dan 2 aktivis mahasiswa dari UKI. Direncanakan pada kali berikut akan dilakukan program bagi orang tua anak, juga mulai diterapkan sistem monitoring perkembangan emosi anak lewat pengisian buku harian anak.
Moga moga kegiatan ini akan tetap berjalan lancar karena masih terbuka bagi anak-anak lain yang akan bergabung hingga bulan depan.
Persiapan Penelitian HIV&AIDS Di Tanah Papua
Program ini mendapat dukungan penuh dari KPAN dan HCPI.
Rumah Philia Jakarta tetap melakukan pelayanannya seperti biasa..... Sementara jaringan Komunitas Rumah Philia di Papua akan melakukan penelitian bersama 4 peneliti utama dari Rumah Philia Jakarta.
Rumah Philia juga memulai program Sekolah Ceria Philia dengan kurikulum menetap yang mulai dicoba secara perdana, setelah pembukaan kegiatan tashun lalu. Anak-anak yang menjadi peserta didik adalah mereka yang selama ini mendapat pendampingan Komunitas Rumah Philia. Demikianlah berita sekilas.
FGD Komunitas Rumah Philia untuk Penyusunan Workplan 2009-2014
Narasumber pada pertemuan ini adalah Prof DR.Zubairin Jurban dengan moderator Dr. Abraham Simatupang. Undangan yang hadir dalam diskusi terfokus ini terbanyak adalah jeringan pelayanan yang selama ini bekerja sama dengan Komunitas Rumah Philia: Utusan dari Wahana Rebas/World Relief (1 orang), STT Jakarta (1 orang), Yayasan Kharisma (3 orang), Yayasan Layak (1 orang), Yayasan PALMA (1 orang), SOG GP GPIB (3 orang), JPAB (1 orang), YMCA (1 orang), JKLPK (1 orang), Marcel Latuihamallo, dan 5 orang pengurus harian serta 2 relawan pendamping.
Isu yang diangkat berkaitan erat dengan temuan pelayanan Rumah Philia yang hampir 80% mendampingi anak dan keluarga yang hidup dengan HIV dan AIDS.
Prof.DR.Zubairin memberi masukan yang mendorong paradigma berpikir dan pengembangan program yang sesuai dengan isu terbaru. Dalam konteks ini maka beliau melihat bahwa aspek pengobatan melalui Terapi Anti Retroviral mestinya juga menjadi bagian dari apa yang disebut upaya pencegahan penularan disamping KIE. Hal ini perlu menjadi perhatian para pendamping terutama bagaimana mendorong dan mendukung ODHA dalam mengakses obat dan pelayanan kesehatan serta dukungan psikososial. Dalam kaitannya dengan penanganan anak dan keluarganya hal ini perlu menjadi perhatian karena membutuhkan dukungan terintegrasi yang intensif.
Usulan yang paling banyak adalah agar Rumah Philia lebih memfokuskan pelayanannya pada pendampingan anak dan keluarganya secara terintegrasi, kemudian juga masalah advokasi melalui pengembangan jaringan pelayanan, juga database lembaga dan gereja yang peduli dan terlibat dalam pelsayanan HIV dan AIDS secara intensif, serta bagaimana membantu gereja-gereja setempat di JABODETABEK sebagai tempat pembelajaran untuk mengarusutamakan program HIV dan AIDS pada basis jemaat, sekaligus menjaring dukungan lebih luas.
Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk bersama melayani dan membagi kekuatan dalam melihat persoalan anak yang hidup dengan HIV dan AIDS bersama keluarganya.
Pelatihan Pendampingan HIV dan AIDS Interfaith Group di Kalimantan
Pertemuan Awal Tahun Pengurus Komunitas Rumah Philia
Ibu P.Yewangoe-Leyloh,Dr.Abraham Simatupang, Bpk.Jhony Simanjuntak,SH, Pdt.Emmy Sahertian, Isye Huliselan, Arie Laturiuw, juga salah satu relawan yang dulunya ikut dalam pelayanan Rumah Philia yang kini sudah melayani pada lembaga lain. Sementara pengurus yang lain belum dapat hadir karena berbagai halangan sementara sebagian berada di luar kota.
Agenda pengurus yang berikut adalah akan diadakan Diskusi Terfokus (FGD) untuk mempertajam fokus pelayanan lalu pertemuan untuk menyusun RENSTRA Rumah Philia, sehingga akhir Februari 2009 Rumah Philia sudah dapat berjalan dengan program yang lebih terfokus. Pertemuan ini memberikan harapan kepada kami untuk meningkatkan pelayanan di JABODETABEK dan gereja-gereja di daerah yang ada dalam jaringan pelayanan kami. Tuhan kiranya memberkati maksud mulia ini. Untuk itu kami mohon doa restu dari masyarakat.
Semua crew Rumah Philia menyambut datangnya tahun Baru 2009 sambil memberi ungkapan empati kami bagi berbagai pergumulan yang berlangsung :
- Kelangkaan bahan bakar akibat miss-management domestic energy
- Krisis obat ARV buat teman teman yang hidup dengan HIV
- Krisis bencana alam di berbagai daerah khususnya di Manokwari,Sorong dan sekitarnya
- Peristiwa ketidak adilan terhadap korban:HAM,Kasus Munir, Lapindo,dll
- dan pergumulan serta penderitaan akibat global -crisis
Sambil berdoa dan mengandalkan campur tangan Tuhan untuk menguatkan kami semua dalam menghadapi kenyataan penderitaan di awal Tahun ini...karena dalam Tuhan tetap ada PENGHARAPAN...Amin
Selasa, 09 Desember 2008
Acara yang diusung sbb:
Pkl.16.00-17.00: Acara untuk anak-anak berupa "Panggung Boneka" yang disuguhkan oleh mahasiswa STT. Jakarta. Acara ini sangat meriah karena satu rauangan disiapkan tersendiri yang disebut ruangan anak-anak dengan berbagai jenis suguhan pengisi waktu menunggu acara utama Panggung Boneka. Ada meja untuk ketangkasan melempar gelas plastik, ada kolam buatan untuk memancing hadiah, ada meja untuk melukis, ada meja untuk bongkar pasang boneka Barbie, ada meja penuh dengan buku-buku ceritera dan dongeng, dan ada counter minuman bervitamin yang enak rasanya. Anak-anak yaqng hadir sekitar 30 anak sangat menikmati suasana ini. Mereka didampingi oleh sekitar 20an mahasiswa STT Jakarta yang berpakaian tokoh-tokoh Alkitab. Sangat meriah. Acara anak memuncak dengan panggung Boneka dengan tema "PERSAHABATAN" dan pemberian bingkisan khas anak-anak.
Pkl. 18.00 - 21.00 - Acara bagi Pemuda, dengan inti Talk Show interaktif dengan narasumber : Nurul Arifin, Dr. Bram Simatupang dipandu oleh Dr. Maria dari YAKKUM/IEU. Acara ini seru karena banyak pertanyaan yang dilontarkan disambut dengan jawaban khas Nurul Arifin yang heboh.....acara ini juga diisi dengan penampilan para pemain band remaja dan group Angklung dari Panti Asuhan Pintu Elok, Penyanyi Danar, Acapella GKRI Cinere, group Three for Life, Solo Guitar Mike, Vocal Group Pemuda, Band Pemuda "Cesi", dan GMKI. Dalam kegiatan ini juga banyak stand di buka dan yang paling diserbu adalah stand RUMPHI yang menjual baju-baju bekas yang dilakukan untuk menggalang dana, juga gerakan Rp 1000 dilakukan. Acara berakhir dengan komitmen untuk menyatukan spirit dalam pelayanan Tuhan. Maka di tahun 2009 Komunitas Rumah Philia akan melanjutkan jaringan ini dan kiranya Tuhan memberkati segala pergumulan kami....Amin
Minggu, 23 November 2008
Semangat Pemuda & Remaja GKRI Cinere Di Pancaran Lilin
Peserta sangat antusias dalam mengikuti seminar yang dibawakan oleh Dr Maria dari YAKUM yang berkerja sama dengan Panitia HAS. Dr Maria dapat menyajikan materi HIV & AIDS dengan cara yang santai dan menyenagkan bagi Pemuda dan Remaja GKRI Cinere walaupun sambil bergelap-gelapan karena mati lampu. Banyaknya pertanyaan dari peserta seputar HIV & AIDS membuat suasana menjadi hidup, pertanyaan yang diajukan beraneka macam dari apakah berciuman dapat menularkan sampai pertanyaan bagaimana seorang ibu yang HIV Positif dapat mencegah penularan kepada bayinya. Semua pertanyaan dijawab dengan cara yang santai oleh Dr Maria, walaupun santai tapi peserta mendapat jawaban yang memuaskan mereka....
Banyak informasi yang telah tersebar di masyarakat selama ini, tapi ternyata masih banyak juga masyarakat yang belum mengetahui secara benar mengenai HIV & AIDS. Ada Gereja-gereja atau masyarakat yang masih menganggap HIV & AIDS serta Narkoba bukanlah permasalahan bagi mereka, itu semua hanya untuk orang-orang yang berdosa atau untuk orang yang berkelakuan buruk!. Sehingga HIV menjadi suatu yang tabu untuk di bicarakan di lingkungan Gereja. Padahal kalau kita mau melihat, saat ini sudah banyak orang kristen atau jemaat suatu Gereja yang telah menjadi seorang pemakai narkoba bahkan ada juga yang sudah terinfeksi HIV.
Jika semua gereja di Indonesia mau membuka diri untuk mulai berbicara mengenai bahaya HIV & AIDS serta Narkoba, kemudian dapat menerima seorang HIV Positif ditengah-tengah lingkungan jemaatnya dan melihat kenyataan saat ini, pasti permasalaan HIV & AIDS serta narkoba dapat di cegah secara bersama-sama. Karena dari lingkungan yang kecil ini maka semua orang Kristen dapat mengetahui cara pencegahan dan penularan HIV&AIDS, bagi yang sudah positif dapat mejaga dirinya agar tidak menularkan pada orang lain sehingga para Pemuda serta Remaja Gereja tidak ikut terjerumus dalam dunia narkoba..
Semangat terus teman-teman Pemuda dan Remaja GKRI Cinere, say no to drugs dan jadikan Gereja Sahabat ODHA…(Ar)
Senin, 17 November 2008
Sekolah Ceria Rumphi dimulai
Sekolah Ceria Rumah Philia mulai diaktifkan dengan mengambil lokasi di sekretariat Komunitas Rumah Philia,Jl.Pulo Asem Utara III no.1b,Jati-Rawamangun. Kegiatan ini merupakan ujicoba awal dari program KDS Komunitas Rumah Philia. Sebelumnya program ini merupakan program bersama dengan KOMPA PGIW DKI Jakarta, serta mitra-mitra yang lain, kini dijalankan oleh Rumah Philia sendiri dalam rangka memantapkan program yang berkesinambungan sesuai dengan kurikulum yang telah disusun. Untuk itu maka Rumah Philia telah mempersiapkan 2 facilitator yang telah ikut serta dalam pelatihan pengajar dan konselor anak yang dilakukan oleh LK3 dan 2 facilitator mengikuti pelatihan "peer educator" yang dilakukan oleh World Relief/Wahana Rebas.
Anak anak yang hadir dalam kegiatan perdana ini sebanyak 6 anak komunitas Rumah Philia. Metode pembelajaran yang mengacu kepada pola "home schooling" dengan memanfaatkan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diharapkan dapat memberi ruang pembelajaran hidup bagi anak-anak usia dini di mana mereka dapat mengekspresikan diri dan bakatnya tanpa dibatasi. Metode pendekatan "home schooling" ini sangat cocok bagi jumlah anak terseleksi atau tidak terlalu banyak, sehingga tutorial anak secara pribadi dapat dilakukan dengan utuh, dan terintegrasi dengan orang tua mereka. Apabila terjadi penambahan jumlah maka kelompok ini akan dimekarkan menjadi beberapa kelompok belajar. 5-10 anak adalah jumlah ideal yang diharapkan menjadi kelompok belajar bersama. Kami memulai kegiatan dengan anak-anak yang berasal dari kalangan Rumah Philia sendiri meskipun hanya beberapa jumlahnya, tidak menutup kemungkinan terbuka juga bagi anak-anak di luar lingkungan Komunitas Rumah Philia. Hal ini untuk memudahkan penanganan terintegrasi dengan pendampingan orang tua dan pendampingan kesehatan yang akan diberikan sebagai satu paket pendampingan yang utuh. Usia anak yang difasilitasi dalam proses pembelajaran ini adalah berkisar 2-5 tahun.Bila ada anak-anak di atas umur ini yang ingin ikut serta maka akan dibuat kelas tersendiri dengan pola homeschooling paket C-Kombinasi.
Sekolah Ceria Perdana yang heboh
Kegembiraan anak-anak pada sekolah ceria perdana Rumah Philia ini terekpresi dengan baik berkat kepiawaian 'kak Agie yang memang sudah punya talenta dari Tuhan untuk membimbing anak-anak, dibantu kak Isye dan kak Arie. Kegiatan perdana ini belum menerapkan kurikulum tetap, baru pengenalan dan sosialisasi interaksi anak. Rumah Philia akan melibatkan orang tua untuk mengkoordinir Sekolah Ceria ini. Pertemuan antar orang tua direncanakan pada tanggal 6 Desember 2008 setelah Hari AIDS se-dunia. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan Sekolah Ceria ini secara resmi akan dilaunching pada Januari 2009 sebagai awal dari tahun ajaran anak-anak Komunitas Rumah Philia.
HARI AIDS SEDUNIA dengan melibatkan anak
Dalam Memperingati HARI AIDS sedunia, maka kegiatan akan difokuskan pada Anak dan Pemuda yang akan berlangsung di GPIB "EFATHA", Jakarta Selatan. Acara akan dimulai pada jam 15.00 sore tangga 1 Desember 2008, dengan mengkhususkan bagi anak-anak. Dalam acara ini anak-anak Sekolah Ceria Rumah Philia akan hadir, juga diundang anak-anak Sekolah Minggu dari beberapa gereja. Kali ini gereja-gereja yang terlibat adalah gereja-gereja yang dalam Bulan Peduli AIDS ini diadakan Road Show. Hal yang sama juga kegiatan bagi pemuda. Gereja-gereja yang terlibat adalah, GKP,beberapa gereja GKI, GPIB,Charismatic Church World, GPDI dan beberapa gereja lokal lainnya. Keterlibatan gereja ini akan ditindaklanjuti dengan penerapan beberapa program bersama dalam pelatihan relawan, program magang dan terutama relawan pendamping sekolah ceria.
Dari mana dananya?
Beberapa donor telah menyatakan kesediaannya untuk bekerjasama terutama dalam hal advokasi anak dan orang tua, moga-moga dalam bulan Januari 2009 Komunitas Rumah Philia sudah mempunya dana tetap yang akan mendukung seluruh kegiatan dan staf yang selama satu tahun bergumul dan berjuang untuk membentuk diri menjawab panggilan pelayanan Tuhan ini...Amin
Rabu, 12 November 2008
Seminar HIV&AIDS Gereja POUK Sunter
Sesi “Memilih Kehidupan” dimulai oleh Gustaf dengan membawakan sebuah cerita, yang kemudian para peserta dipisahkan menjadi dua tim antara remaja dan pemuda, pemisahan ini ditujukan agar pemikiran para peserta remaja tidak terbawa cara pemikiran para pemuda. Setelah pemisahan, Agie & Gustaf menjadi fasilitator bagi para pemuda sedangkan Isye & Suandi menjadi fasilitator para remaja. Dalam kegiatan ini peserta diminta untuk menilai cerita yang dibawakan Gustaf dan ternyata banyak yang menilai, bahwa ternyata dalam cerita tersebut jika salah memilih dalam pergaulan dapat merugikan, begitu juga dalam kehidupan sehari-hari....
Kegiatan dilanjutkan dengan permainan, dalam permainan ini satu orang di pisahkan dari kelompok dan menjadi orang yang harus memilih dengan tidak mengetahui apa yang dia pilih, kemudian 5 orang menjadi teman-teman yang menghasut agar temannya mengikuti dia dengan semua cara dan rayuannya, sisanya hanya menjadi orang yang dapat melihat tapi tidak dapat berbuat apa-apa. Permainan ini dilakukan agar peserta sadar bahwa suatu saat nanti ada banyak tawaran yang awalnya kita anggap sebagai tawaran yang enak dan asik tapi ternyata akhirnya dapat menghancurkan kita, dan banyak teman-teman yang ingin membantu tapi mereka tidak tahu harus berbuat apa....
Pada akhir kegiatan, Arie memfasilitasi agar para remaja dan pemuda agar lebih peduli pada teman-temannya jika mereka jatuh dalam pergaulan yang salah. Karena mungkin saja dihari-hari kedepan mereka akan melihat atau mengetahui ada temannya yang “salah jalan”, statment dari remaja dan pemuda adalah mereka mau lebih peduli dengan kawan-kawannya. Kemudian Arie mengingatkan bahwa samua pilihan dalam hidup ada pada mereka, mereka ingin menjadi orang yang berhasil atau tidak. Karena seberapa jauh orang tua, guru, pendeta dan aktifis gereja dapat terus memantau serta mendampingi mereka? saat mereka memulai aktifitas mereka dalam kesehariannya... (Ar)
Sabtu, 01 November 2008
BULAN PEDULI AIDS 2008 DIMULAI
Dalam rangka Hari AIDS se dunia maka salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari kegiatan Rumah Philia bersama beberapa gereja seJABODETABEK dan beberapa lembaga pelayanan kristen, adalah "Road Show" ke gereja-gereja. Gereja yang bersedia untuk kami datangi untuk penyuluhan dan pelatihan penyadaran tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS adalah yang telah menyatakan kesediaannya untuk mengembangkan kegiatan peduli AIDS.
Kegiatan kegiatan ini akan berpuncak pada 1 Desember 2008 di mana akan diadakan Peringatan HARI AIDS sedunia di GPIB EFATHA, Jakarta Selatan. Kegiatan-kegiatan yang direncanakan adalah :
1. Road Show ke gereja-gereja sejabodetabek
2. Pelatihan relawan
3. Seminar dan Talkshow
4. Peringatan Hari AIDS Sedunia di GPIB EFATHA
