HASIL KARYA BERSAMA ANAK-ANAK "KSM ANAK PHILIA" 24 OKTOBER 2009

HASIL KARYA BERSAMA ANAK-ANAK "KSM ANAK PHILIA" 24 OKTOBER 2009
Inilah hasil kerjasama anak-anak yang dibuat dalam satu lembar karton dengan tema "Lingkungan dan Alam"

PERAYAAN ULANG TAHUN STAFF RUMAH PHILIA, CREW & ANAK-ANAK KSM ANAK PHILIA

PERAYAAN  ULANG TAHUN STAFF RUMAH PHILIA,  CREW & ANAK-ANAK KSM ANAK PHILIA
Perayaan ulang tahun dari salah satu staff, dirayakan bersama-sama dengan crew dan anak-anak KSM Anak Philia yang juga berulang tahun dalam bulan Oktober dan diadakan pada tanggal 24 Oktober 2009 bertepatan dengan acara Sekolah Ceria. Walaupun dirayakan dengan sangat sederhana, tapi suasana kebersamaan dan rasa saling memiliki sangat terasa diantara kami yang hadir.... Tuhan terima kasih Engkau telah memberi 1 tahun bagi saudara-saudara dan anak-anak kami ini.... * Foto-foto dapat dilihat dalam GALERI RUMPHI

Modul Pelatihan Pastoral Konseling HIV dan AIDS telah terbit

Modul Pelatihan  Pastoral Konseling HIV dan AIDS telah terbit
Modul ini terbit atas kerja sama JKLPK dan Komunitas Rumah Philia. Telah diuji coba dalam pelatihan Konseling Pastoral HIV dan AIDS tingkat Nasional oleh JKLPK. Modul ini dapat diperoleh secara gratis dan akan diedarkan bagi gereja gereja di Indonesia. Dapat di pesan pada JKLPK dan Komunitas Rumah Philia. Mereka yang dapat memperoleh modul ini adalah yang mempunyai komitmen untuk mengembangkan pelayanan pendampingan HIV dan AIDS dalam jemaatnya.

Buka Puasa Bersama dengan Independent Gla's Team

Buka Puasa Bersama dengan Independent Gla\
Sabtu, 12 September 2009.. Komunitas Saling Mendukung (KSM) Anak Philia menghadiri acara buka puasa bersama yang diadakan oleh Independent Gla's Team dan berlokasi di Sawo Kicik, Jakarta timur.... Acara ini juga merupakan wujud kepedulian teman-teman dari Gla's Team terhadap isu sosial dan permasalahan HIV&AIDS..
* Foto dapat dilihat di GALERI RUMPHI

One Life Evolution: DO SOMETHING

One Life Evolution: DO SOMETHING

poster pada buku acara ICCAP 2009 Bali dan Postcard yang disebarkan di tiap Hotel, juga iklan layanan masyarakat di beberapa media

Komunitas Rumah Philia ikut dalam Exhibisi Instalasi OLE World Vision International

"one Life Evolution is a life-sized experiential exhibit. Through a captivating audio tour and powerful imagery, it takes you to walk an unforgettable journey into the life of the people who endure extraordinary hardships because of HIV and AIDS. You'll gain a completely new perspective on the greatest humanitarian crisis of our time:HIV & AIDS"

tulisan yang tertulis pada postcard yang diedarkan di hotel hotel.
Rumah philia ikut serta dalam exhibisi ini yang akan berlangsung pada di beberapa kota:

Bali : Amphitheatre Discovery Mall, Kuta Bali,9-13 Agustus 2009

Surabaya: 9-11 Oktober 2009
Jakarta : 13-15 November 2009
20-22 November 2009
27 Nov - 1 Desember 2009



Doa & Pengucapan Syukur

Doa & Pengucapan Syukur

PENGUCAPAN SYUKUR KOMUNITAS SALING MENDUKUNG "ANAK PHILIA"

Pada tanggal 1 Agustus 2009 Komunitas Rumah Philia mengadakan Doa bersama dan pengucapan syukur bagi Komunitas Saling Mendukung Anak Philia. Kegiatan tersebut diadakan di ruang FE Universitas Kristen Indonesia tempat dimana kegiatan Sekolah Ceria diadakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengucap syukur atas berkat dan kasih Allah terhadap anak-anak sekaligus merayakan Hari Anak Nasional 2009.. Kegiatan ini diisi dengan berbagi acara seperti Makan tumpeng, Doa, Bermain, Pemeriksaan kesehatan bagi anak HIV Positif & Negatif serta nonton film anak-anak bersama.. Acara ini dihadiri oleh Para undangan, ibu dan anak HIV Positif & Negatif, Tim Rumah Philia dan beberapa orang yang peduli dengan masalah HIV&AIDS pada anak.

Komunitas Rumah Philia menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan bagi kegiatan Komunitas Anak Philia, yang dikarenakan keterbatasan dana, tim kerja & relawan… Namun ini tidak membuat pelayanan menjadi berhenti, walau tersendat tapi kegiatan dan pelayanan tetap berjalan dan harus menjadi semakin baik dari hari ke hari… Segala keterbatasan juga tidak membuat semangat anak-anak dan ibu-ibu menjadi surut, itu semua karena adanya rasa saling memiliki dan kesadaran yang tinggi dari para ibu akan masa depan anak serta kasih sayang yang tulus dari seorang ibu pada anak-anaknya……(ar)

*Foto kegiatan dapat di lihat di GALERI RUMPHI

PELATIHAN PASTORAL KONSELING BERSAMA WORLD RELIEF/WAHANA REBAS

PELATIHAN  PASTORAL KONSELING BERSAMA  WORLD RELIEF/WAHANA  REBAS
Dari tanggal 20-24 Juli 2009, World Relief/Wahana Rebas Indonesia dalam kerja sama dengan Gereja Bethel Indonesia mengadakan pelatihan Pastoral Konseling HIV dan AIDS, bertempat di Graha Bethel, Cempaka Putih, Jakarta. Fasilitator dalam kegiatan ini adalah Karl dan Debby dari WR pusat, Marcel Latuihamallo. Rumah Philia terlibat sebagai pengamat dan supervisi. Kegiatan ini diikuti oleh utusan dari Gereja Berthel, GPIB,GKP dan dari Wahana Rebas sendiri. Program ini akan dilanjutkan bersama gereja gereja se-JABODETABEK, dalam kerja sama nanti dengan Rumah Philia untuk program praktek lapangan dan magang.....

Kegiatan Out Door

Kegiatan Out Door
Sea World

Kegiatan Out Door Komunitas Saling Mendukung Anak Philia ke Sea World

Komunitas Saling Mendukung Anak Philia yang merupakan salah satu program pendampingan bagi anak Komunitas Rumah Philia, pada tanggal 27 Juni 2009 mendapat kesempatan untuk mengunjungi Sea World Indonesia.. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Sea World Indonesia dan Komunitas Rumah Philia, pada kesempatan ini anak-anak berkesempatan untuk mengenal biota laut dan jenis-jenis ikan laut yang berada di perairan Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan out door yang dimana anak-anak belajar untuk lebih mengenal lingkungan disekitarnya dan pegetahuan akan alam sekitarnya….

Komunitas Rumah Philia mengucapkan terima kasih terhadap Sea World Indonesia atas kepeduliannya dan dukungannya bagi Komunitas Saling Mendukung Anak Philia….

* Foto dapat dilihat di Galleri Rumah Philia

Malam Renungan AIDS 28-29 Mei 2009

Berawal dari rasa ingin kembali kepada arti dari makna Malam Renungan AIDS (MRAN) yang sesungguhnya, dimana Malam Renungan akan sangat berarti jika teman-teman diberi kesempatan untuk mengenang akan orang-orang terdekat mereka yang terinfeksi HIV&AIDS atau bahkan ada dari orang-orang terdekat kita yang sudah meninggal karena HIV&AIDS. Jika kita mau mengingat, pasti ada suatu kenangan manis yang pernah dijalankan bersama, baik saat senang atau saat susah. Melihat keadaan tersebut maka Komunitas Rumah Philia pada tanggal 28 – 29 Mei 2009 berkerja sama dengan beberapa lembaga peduli AIDS dan beberapa gereja yang mempunyai komitmen akan masalah HIV&AIDS mengadakan kegiatan MRAN yang diadakan di Villa Baramuli, Cisarua Bogor, Jawa Barat dan dirasa akan sangat berarti bagi teman-teman karena pada kegiatan ini teman-teman diberi kesempatan untuk mengenang orang-orang terdekat mereka...

Kegiatan MRAN yang berlangsung pada tanggal 28 Mei 2009 pada malam hari ini bukan hanya melibatkan ODHA tapi juga melibatkan OHIDHA, pada acara MRAN ini peserta bukan hanya mengenang akan orang-orang terdekat mereka tapi juga diajak untuk membuat statement bagi diri mereka pribadi secara bersama-sama untuk masalah HIV&AIDS dimasa mendatang..... Keesokan hari pada tanggal 29 Mei 2009, peserta anak-anak diajak bermain bersama dengan permainan outbound yang memberi motivasi bagi anak dimasa depan dan dilanjutkan dengan acara santai yang dapat membuat antara peserta menjadi semakin akrab dan batasan antara seorang HIV Positif dan Negatif menjadi tidak ada lagi...

Semoga pada tahun-tahun kedepan akan ada lagi acara MRAN yang benar-benar dapat memberi arti bagi teman-teman untuk benar-benar mengenang orang-orang terdekat mereka yang sudah terinfeksi ataupun sudah meninggal karena HIV&AIDS......

Komunitas Rumah Philia mengucapkan terima kasih kepada lembaga-lembaga, gereja-gereja dan bantuan perorangan yang telah membantu untuk keberlangsungan kegiatan MRAN 2009... Tuhan memberkati....


sekecil apapun lilin ini dalam kegelapan.....nyalakan saja, maka sinarnya akan berbinar menerangi kelam

MALAM RENUNGAN AIDS

Komunitas Rumah Philia akan mengadakan Malam Renungan AIDS pada tanggal 28-29 Mei 2009 di Cisarua, Puncak. Kali ini kegiatan dilakukan dengan mengedepankan perenungan kontemplatif bersama orang tua dan anak........kegiatan ini diusahakan untuk kembali ke visi semula......"mengenang orang orang dekat" yang sudah pergi karena HIV dan AIDS. Acara akan dikemas dengan sangat hening, pembacaan puisi oleh anak anak remaja, paparan kenangan melalui "quilt" dari mereka yang telah meninggalkan kita...dan komitmen bersama untuk menghadapi masa depan dengan penuh harapan. Karena komunitas ini terdiri dari anak anak maka setelah kegiatan berlangsung akan dilakukan kegiatan "outbound" bersama keluarga di Cisarua.....pasti...lilin kecil itu akan berbinar kembali...mohon doa restu.

Laporan Tahunan Komunitas Rumah Philia 2008

Laporan Tahunan Komunitas Rumah Philia, sudah bisa di lihat dalam blog ini dengan hanya mengklik: Laporan Tahunan Rumphi pada Link kami. Kami belum mengirimkan kepada lembaga-lembaga lain kecuali beberapa lembaga yang selalu melakukan kegiatan bersama Komunitas Rumah Philia karena pencetakannya terbatas. Kami akan mengirimkan segera kepada semua lembaga yang pernah mengikuti FGD Komunitas Rumah philia nanti. Moga-moga bermanfaat

MENGIKUTI PELATIHAN KONSELOR KHUSUS PEREMPUAN

Dalam rangka mendukung dan mengembangkan program di Rumah Philia maka pada tanggal 16maret 2009- selesai , Rumah Philia mengirim salah satu staff untuk mengikuti pelatihan konselor khusus perempuan yang akan sangat bermanfaat bagi para perempuan dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul dalam rumah tangga atau masalah yang dihadapi perempuan dalam memperoleh informasi lengkap seputar HIV&AIDS serta mengenai hak mereka sebagai perempuan tanpa melihat perbedaan gender…

Pelatihan ini dihadiri oleh beberapa lembaga antara lain PKM Pancoran, PKM Setiabudi, PKM Tebet, RS Saint Carolus, Rumah Philia yang diwakili oleh Agie, Yayasan Kapeta, Yayasan Gerbang, Yayasan Tegak Tegar, Yayasan Karisma, Yayasan Selasih Plus, Partisan, Kemayoran Care, Asisi dan NPOS3.

Tujuan dari diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari layanan konseling, meningkatkan pemahaman konselor dengan mengadaptasi materi Treat Asia serta mewujudkan layanan konseling yang membuat klien khususnya perempuan menjadi lebih baik dan berdaya….

Para peserta juga di bekali dengan hypnotherapy yang dapat bermafaat agar klien dapat lebih mudah membuat suatu keputusan dalam menyelesaikan masalahnya dan memudahkan klien saat mengikuti konseling. Selain itu, dengan adanya hypnotherapy ini para peserta belajar untuk berdamai dengan diri sendiri sebelum mengkonseling seseorang…

Semoga kedepannya Rumah Philia dapat meningkatkan pelayanannya dalam kegiatan konseling dengan menggunakan metode hypnotherapy yang bermanfaat bagi sesama .

Sekolah Ceria "Philia" dan Pemantauan Kesehatan Anak

Sabtu tgl 21 Maret 2009 Sekolah Ceria 'Philia' berlangsung dengan tema "Cita-Citaku'. Kegiatan ini dipadukan dengan Pemantauan dan pemeriksaan kesehatan anak anak, juga konsultasi medik. Dokter yang menangani adalah Dr. Med.Abraham Simatupang. Penanganan anak yang dimulai dari penyediaan pendidikan sederhana dan penanganan terintegrasi orang tua akan menjadi fokus Komunitas Rumah Philia.

Sebelum kegiatan sekolah ceria dilakukan maka diadalan evaluasi panitia HAS 2008 yang lalu sekaligus rencana utk. mengadakan Malam Renungan AIDS Komunitas Rumah Philia yang rencananya akan diadakan di Puncak dengan suasan kontemplatif dan fokus kepada anaka-anak dan orang tua. Bila ada gereja-gereja dan LSM lain ingin bergabung maka kami masih terbuka untuk kegiatan ini. Memang kami akan seleksi mengi8ngat dana dan tempat yang terbatas. Kembali tim"choose life" akan diaktifkan. Belajar dari kepanitaan HAS yang lalu maka kali ini koordinasi panitia perlu komunikasi intensif.


Workplan Rumah Philia Tersusun

Sabtu, 14 Maret 2009,Workplan Komunitas Rumah Philia memantapkan langkah dengan menyusun Workplan 2009-2014. Kegiatan dihadiri oleh Pengurus dan Staff, sekaligus persiapan untuk kegiatan Penelitian di Gereja-gereja Papua yang mendapat dukungan dana dari KPAN, WHO dan HPCI. Untuk itu maka segala urusan administrasi organisasi telah dibenahi dan sekretariat akan diperluas.Juga tentu rekruitmen staff baru karena tahun ini Program terfokus sudah mulai dilakukan.

Fokus program akan tertuju bagi anak dengan kebutuhan khusus (HIV+,dll) terintegrasi dalam keluarganya. Untuk itu kurikulum semi PAUD mulai diterapkan dan akan diperjuangkan untuk mendapat pengakuan DIKNAS. Advokasi untuk pendidikan nasional terutama bagaimana anak-anak tersebut mendapatkan hak pendidikannya tanpa dibedakan akan menyertai kegiatan ini. Program yang juga menjadi perhatian kami adalah mengadakan survey bagi sekolah-sekolah di JABODETABEK tentang kebijakan sekolah terutama bagi anak-anak yang positif. Proposal sedang disusun dan akan diajukan ke KPAN menyusul survey dengan gereja-gereja di Papua yang sudah disetujui.

Dalam penanganan anak maka metode yang digunakan adalah pendampingan terintegrasi baik pendidikan, aspek medik, psikologik dan relasi keluarganya melalui Sekolah Ceria, Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan keluarga, Pendampingan dan konseling serta "Life skill empowerment" bagi keluarga sesuai dengan kebutuhan. Dalam kegiatan ini maka orang tua anak akan dilibatkan secara aktif untuk ikut merancang, memantau dan bersama mencari jalan keluar bagi berbagai tantangan yang dihadapi.

Salah satu komunitas yang akan dijangkau untuk mendukung program ini adalah gereja-gereja Se-JABODETABEK. Untuk itu beberapa gereja yang telah berjejaring dengan Rumah Philia akan menjadi mitra komunitas dukungan.

Mohon Doa Restu...

Metodologi Terkini Dalam Penanggulangan HIV dan AIDS

26 Februari 2009 Bertempat di gedung pertemuan IOM, menara Executive, UNFPA memperkenalkan metode terkini dalam penanggulangan HIV dan AIDS yang disebut The Constellation for AIDS Compotence, Connecting local responses around the world. Dari kalangan gereja yang diundang adalah Dr.Tine Tombokan Neloe, Sinta Gerdiana Louk dari UEM, Pdt.Emmy Sahertian dari Komite AIDS PGI sekaligus mewakili Komunitas Rumah Philia. Kegiatan ini sangat menarik karena apa yang selama ini dilakukan di kalangan community health services dengan metode PAR dan PRA kini dikemas dalam bentuk yang lebih kontemporer dengan nama:SALT
S stands for Stimulate,support
A stands for Appreciate,Action
L stands for Learn, Listen
T stands for Transfer,Team

Alat yang digunakan adalah :
Building Dream
Self-assessment
Measuring Change
Sharing lessons learned
Building New Knowledge

Bila ingin memahami dengan mendalam silahkan visit http://www.aidscompotence.org



SEKOLAH CERIA "PHILIA" DIMULAI

SEKOLAH  CERIA "PHILIA" DIMULAI
Sekolah Ceria Philia berjalan kembali hari ini dengan mulai menerapkan kurikulum sederhana. Beberapa anak belum hadir karena hujan dan orang tua yang sakit. Setelah itu diadakan evaluasi bersama para orang tua bagaimana menangani secara terintegrasi Komunitas Saling Mendukung ini, baik phisik,psikis dan spiritual mereka. Yang paling dipentingkan adalah bagaimana memberi rasa nyaman dan aman bagi anak dan orang tuanya untuk berinteraksi dan tidak menjadi obyek tontonan. Suatu catatan bagi kami untuk tidak terlalu mengexpose kegiatan ini karena masih banyak anak yang perlu di lindungi dari publikasi yang tidak sehat tetapi yang membutuhkan komunitas dukungan. Untuk kegiatan ini kami telah menyusun beberapa tema yang mengikuti kurikulum PAUD. Tampaknya anak-anak tersebut menikmati kebersamaan ini merupakan dasar yang sangat baik untuk membangun solidaritas antar anak. Kegiatan Sekolah Ceria akan dikombinasikan dengan pemantauan dan penanganan kesehatan anak dan orang tuanya. Dalam rembuk bersama orang tua ada ide untuk mulai mengaktifkan usaha kreatif yang memang sudah diujicoba dengan kegiatan pemasaran coklat kreatif dimana cukup mendapat animo dari masyarakat khususnya kalangan anak muda. Juga usaha-usaha kreatif lainnya yang menetap dan bisa menjadi support sistem bagi orang tua Komunitas Rumah Philia ini. Semua orang tua dan anak Komunitas Rumah Philia adalah aktivis yang akan diperlakukan sama. Semoga kegiatan ini akan berlangsung terus dan menjadi bagian dari perjuangan bersama ini.

Ternyata para orang tua murid menginginkan agar Sekolah Ceria Philia diadakan lebih sering sehingga tangga 7 Maret diadakan lagi dengan dihadiri sekitar 5 Anak yang dibagi dalam 2 kelompok bermain: Kelompok bermain anak dan kelompok bermain anak tanggung. Fasilitator utama masih tetap kak Agie, dibantu Kak Isye dan 2 aktivis mahasiswa dari UKI. Direncanakan pada kali berikut akan dilakukan program bagi orang tua anak, juga mulai diterapkan sistem monitoring perkembangan emosi anak lewat pengisian buku harian anak.
Moga moga kegiatan ini akan tetap berjalan lancar karena masih terbuka bagi anak-anak lain yang akan bergabung hingga bulan depan.

Persiapan Penelitian HIV&AIDS Di Tanah Papua

Komunitas Rumah Philia saat ini sedang konsen dalam persiapan untuk melakukan penelitian HIV&AIDS di Tanah Papua. Program ini bertujuan untuk pemetaan persepsi para pendeta di Tanah Papua, tentang seksualitas, HIV&AIDS dan metode pencegahan... Rencana program ini akan dilaksanakan di empat denominasi gereja di tiga wilayah pelayanan di Papua.
Program ini mendapat dukungan penuh dari KPAN dan HCPI.
Rumah Philia Jakarta tetap melakukan pelayanannya seperti biasa..... Sementara jaringan Komunitas Rumah Philia di Papua akan melakukan penelitian bersama 4 peneliti utama dari Rumah Philia Jakarta.
Rumah Philia juga memulai program Sekolah Ceria Philia dengan kurikulum menetap yang mulai dicoba secara perdana, setelah pembukaan kegiatan tashun lalu. Anak-anak yang menjadi peserta didik adalah mereka yang selama ini mendapat pendampingan Komunitas Rumah Philia. Demikianlah berita sekilas.

Team Chocco Chesi

Team Chocco Chesi
Contact: 081210589681

Prof.Dr.Zubairin sebagai Narrasumber

FGD Komunitas Rumah Philia untuk Penyusunan Workplan 2009-2014

Jumat tanggal 6 Februari 2009 Komunitas Rumsah Philia mengadakan Diskusi Terfokus (FGD) dengan tema "Pendampingan Terintegrasi Keluarga Yang Hidup Dengan HIV dqan AIDS. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menghimpun ide untuk penyusunan Workplan Rumah Philia 2009 -20014.
Narasumber pada pertemuan ini adalah Prof DR.Zubairin Jurban dengan moderator Dr. Abraham Simatupang. Undangan yang hadir dalam diskusi terfokus ini terbanyak adalah jeringan pelayanan yang selama ini bekerja sama dengan Komunitas Rumah Philia: Utusan dari Wahana Rebas/World Relief (1 orang), STT Jakarta (1 orang), Yayasan Kharisma (3 orang), Yayasan Layak (1 orang), Yayasan PALMA (1 orang), SOG GP GPIB (3 orang), JPAB (1 orang), YMCA (1 orang), JKLPK (1 orang), Marcel Latuihamallo, dan 5 orang pengurus harian serta 2 relawan pendamping.
Isu yang diangkat berkaitan erat dengan temuan pelayanan Rumah Philia yang hampir 80% mendampingi anak dan keluarga yang hidup dengan HIV dan AIDS.
Prof.DR.Zubairin memberi masukan yang mendorong paradigma berpikir dan pengembangan program yang sesuai dengan isu terbaru. Dalam konteks ini maka beliau melihat bahwa aspek pengobatan melalui Terapi Anti Retroviral mestinya juga menjadi bagian dari apa yang disebut upaya pencegahan penularan disamping KIE. Hal ini perlu menjadi perhatian para pendamping terutama bagaimana mendorong dan mendukung ODHA dalam mengakses obat dan pelayanan kesehatan serta dukungan psikososial. Dalam kaitannya dengan penanganan anak dan keluarganya hal ini perlu menjadi perhatian karena membutuhkan dukungan terintegrasi yang intensif.

Usulan yang paling banyak adalah agar Rumah Philia lebih memfokuskan pelayanannya pada pendampingan anak dan keluarganya secara terintegrasi, kemudian juga masalah advokasi melalui pengembangan jaringan pelayanan, juga database lembaga dan gereja yang peduli dan terlibat dalam pelsayanan HIV dan AIDS secara intensif, serta bagaimana membantu gereja-gereja setempat di JABODETABEK sebagai tempat pembelajaran untuk mengarusutamakan program HIV dan AIDS pada basis jemaat, sekaligus menjaring dukungan lebih luas.
Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk bersama melayani dan membagi kekuatan dalam melihat persoalan anak yang hidup dengan HIV dan AIDS bersama keluarganya.



Komunikasi antar agama dalam pendampingan

Pelatihan Pendampingan HIV dan AIDS Interfaith Group di Kalimantan

Dari tanggal 27 Januari sampai 5 Februari berada di Banjarmasin sebagai fasilitator pelatihan Pendampingan HIV dan AIDS. Pelatihan yang didahului dengan lokakarya melatih dua Kelompok yang cukup progresif. Lokakarya ini diselenggarakan oleh GKE kalimantan dengan Mission 21. utusan yang hadir selain wakil gereja2 baik Katolik dan Protestan, juga utusan dari Lembaga Kajian Keislaman Kalimantan (LK3).

Pertemuan Awal Tahun Pengurus Komunitas Rumah Philia

Jakarta,Selasa 20 Januari 2009 pengurus Komunitas Rumah Philia mengadakan pertemuan untuk membahas program dan pengorganisasian pelayanan yang lebih strategik dengan rentang waktu 4 tahun yakni 2009-2013. Pertemuan ini didahului dengan laporan tahunan yang telah disusun untuk dibahas dan dikoreksi. Laporan ini akan dikirim ke beberapa lembaga yang selama ini berjejaring dalam pelayanan pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS, sekaligus merupakan bahan untuk menyusun Rencana Strategi Rumah Philia. Pengurus yang hadir dalam pertemuan ini adalah:
Ibu P.Yewangoe-Leyloh,Dr.Abraham Simatupang, Bpk.Jhony Simanjuntak,SH, Pdt.Emmy Sahertian, Isye Huliselan, Arie Laturiuw, juga salah satu relawan yang dulunya ikut dalam pelayanan Rumah Philia yang kini sudah melayani pada lembaga lain. Sementara pengurus yang lain belum dapat hadir karena berbagai halangan sementara sebagian berada di luar kota.
Agenda pengurus yang berikut adalah akan diadakan Diskusi Terfokus (FGD) untuk mempertajam fokus pelayanan lalu pertemuan untuk menyusun RENSTRA Rumah Philia, sehingga akhir Februari 2009 Rumah Philia sudah dapat berjalan dengan program yang lebih terfokus. Pertemuan ini memberikan harapan kepada kami untuk meningkatkan pelayanan di JABODETABEK dan gereja-gereja di daerah yang ada dalam jaringan pelayanan kami. Tuhan kiranya memberkati maksud mulia ini. Untuk itu kami mohon doa restu dari masyarakat.

Selamat Memasuki tahun 2009

Selamat Memasuki tahun 2009
photo by:Emmy.S

Semua crew Rumah Philia menyambut datangnya tahun Baru 2009 sambil memberi ungkapan empati kami bagi berbagai pergumulan yang berlangsung :
  • Kelangkaan bahan bakar akibat miss-management domestic energy
  • Krisis obat ARV buat teman teman yang hidup dengan HIV
  • Krisis bencana alam di berbagai daerah khususnya di Manokwari,Sorong dan sekitarnya
  • Peristiwa ketidak adilan terhadap korban:HAM,Kasus Munir, Lapindo,dll
  • dan pergumulan serta penderitaan akibat global -crisis
Kami juga menyatakan keprihatinan yang mendalam atas krisis kemanusiaan di jalur Gaza akibat peperangan antara HAMAS dan Israel..........

Sambil berdoa dan mengandalkan campur tangan Tuhan untuk menguatkan kami semua dalam menghadapi kenyataan penderitaan di awal Tahun ini...karena dalam Tuhan tetap ada PENGHARAPAN...Amin

Anak anak dan Panggung Boneka

Mbak Nurul Arifin, dr.Bram Simatupang dipandu dr.Maria dari YAKKUM

'Baharuilah kami dan persatukanlah kami dalam pelayananMu Tuhan...Amin"

Selasa, 09 Desember 2008

Hari AIDS se dunia 1 Desember 2008 diperingati bersama oleh KOMUNITAS RUMAH PHILIA INDONESIA, JKLPK, WORLD RELIEF/WAHANA REBAS, Team CHOOSE LIFE, YAKKUM, GP EFATHA, dan pendukung dari beberapa gereja di JABODETABEK. Kali ini peringatan HARI AIDS Sedunia dilakukan dengan cara yang lain yakni ditetapkan "Bulan Peduli AIDS" selama Nopember 2008 dengan mengadakan "Road Show" baik penyuluhan maupun pelatihan berupa "peer education" bersama team "Choose Life" yang telah dilatih oleh World Relief, dan pelatihan pendampingan HIV dan AIDS bersama GP GPIB dan peer educator untuk POUK Sunter dan GKP. Disamping itu beberapa gereja yang juga menyambut baik program ini adalah, khususnya unit kepemudaannya adalah: Unit kepemudaan Charismatic Church World, unit kepemudaan GPDI Pademanan, unit kepemudaan GKI Pondok Indah, unit kepemudaan Klasis Gereja Kristen Pasundan, GP GPIB, GKRI Cinere,GPHAKKA. Semua kegiatan ini berpuncak pada kegiatan peringatan HARI AIDS sedunia 1 Desember 2008 yang diadakan di ruang pertemuan GPIB "EFATHA" dengan tema acara "Jadikan Gereja Sahabat Semua Orang tanpa memandang statusnya". Tema ini dilandasi dengan ayat Alkitab yang diambil dari Matius 25:40 "Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk-Ku".

Acara yang diusung sbb:
Pkl.16.00-17.00: Acara untuk anak-anak berupa "Panggung Boneka" yang disuguhkan oleh mahasiswa STT. Jakarta. Acara ini sangat meriah karena satu rauangan disiapkan tersendiri yang disebut ruangan anak-anak dengan berbagai jenis suguhan pengisi waktu menunggu acara utama Panggung Boneka. Ada meja untuk ketangkasan melempar gelas plastik, ada kolam buatan untuk memancing hadiah, ada meja untuk melukis, ada meja untuk bongkar pasang boneka Barbie, ada meja penuh dengan buku-buku ceritera dan dongeng, dan ada counter minuman bervitamin yang enak rasanya. Anak-anak yaqng hadir sekitar 30 anak sangat menikmati suasana ini. Mereka didampingi oleh sekitar 20an mahasiswa STT Jakarta yang berpakaian tokoh-tokoh Alkitab. Sangat meriah. Acara anak memuncak dengan panggung Boneka dengan tema "PERSAHABATAN" dan pemberian bingkisan khas anak-anak.

Pkl. 18.00 - 21.00 - Acara bagi Pemuda, dengan inti Talk Show interaktif dengan narasumber : Nurul Arifin, Dr. Bram Simatupang dipandu oleh Dr. Maria dari YAKKUM/IEU. Acara ini seru karena banyak pertanyaan yang dilontarkan disambut dengan jawaban khas Nurul Arifin yang heboh.....acara ini juga diisi dengan penampilan para pemain band remaja dan group Angklung dari Panti Asuhan Pintu Elok, Penyanyi Danar, Acapella GKRI Cinere, group Three for Life, Solo Guitar Mike, Vocal Group Pemuda, Band Pemuda "Cesi", dan GMKI. Dalam kegiatan ini juga banyak stand di buka dan yang paling diserbu adalah stand RUMPHI yang menjual baju-baju bekas yang dilakukan untuk menggalang dana, juga gerakan Rp 1000 dilakukan. Acara berakhir dengan komitmen untuk menyatukan spirit dalam pelayanan Tuhan. Maka di tahun 2009 Komunitas Rumah Philia akan melanjutkan jaringan ini dan kiranya Tuhan memberkati segala pergumulan kami....Amin

Minggu, 23 November 2008

Semangat Pemuda & Remaja GKRI Cinere Di Pancaran Lilin


Sabtu, 22 November 2008. Menjelang kegiatan Road Show Hari AIDS Sedunia 2008 hujan menguyur daerah Fatmawati sampai Cinere ditambah lagi dengan lampu mati serta harus bergelap-gelapan karena hanya diterangi beberapa buah lilin sebagai penerang, tapi ternyata itu semua tidak membuat semangat Pemuda dan Remaja GKRI Cinere menjadi turun dan gentar sedikitpun dalam mengikuti Seminar Seputar HIV & AIDS. Kegiatan yang diadakan Penitia Bersama Hari AIDS Sedunia (HAS) 2008 di Gereja mereka….
Peserta sangat antusias dalam mengikuti seminar yang dibawakan oleh Dr Maria dari YAKUM yang berkerja sama dengan Panitia HAS. Dr Maria dapat menyajikan materi HIV & AIDS dengan cara yang santai dan menyenagkan bagi Pemuda dan Remaja GKRI Cinere walaupun sambil bergelap-gelapan karena mati lampu. Banyaknya pertanyaan dari peserta seputar HIV & AIDS membuat suasana menjadi hidup, pertanyaan yang diajukan beraneka macam dari apakah berciuman dapat menularkan sampai pertanyaan bagaimana seorang ibu yang HIV Positif dapat mencegah penularan kepada bayinya. Semua pertanyaan dijawab dengan cara yang santai oleh Dr Maria, walaupun santai tapi peserta mendapat jawaban yang memuaskan mereka....
Banyak informasi yang telah tersebar di masyarakat selama ini, tapi ternyata masih banyak juga masyarakat yang belum mengetahui secara benar mengenai HIV & AIDS. Ada Gereja-gereja atau masyarakat yang masih menganggap HIV & AIDS serta Narkoba bukanlah permasalahan bagi mereka, itu semua hanya untuk orang-orang yang berdosa atau untuk orang yang berkelakuan buruk!. Sehingga HIV menjadi suatu yang tabu untuk di bicarakan di lingkungan Gereja. Padahal kalau kita mau melihat, saat ini sudah banyak orang kristen atau jemaat suatu Gereja yang telah menjadi seorang pemakai narkoba bahkan ada juga yang sudah terinfeksi HIV.
Jika semua gereja di Indonesia mau membuka diri untuk mulai berbicara mengenai bahaya HIV & AIDS serta Narkoba, kemudian dapat menerima seorang HIV Positif ditengah-tengah lingkungan jemaatnya dan melihat kenyataan saat ini, pasti permasalaan HIV & AIDS serta narkoba dapat di cegah secara bersama-sama. Karena dari lingkungan yang kecil ini maka semua orang Kristen dapat mengetahui cara pencegahan dan penularan HIV&AIDS, bagi yang sudah positif dapat mejaga dirinya agar tidak menularkan pada orang lain sehingga para Pemuda serta Remaja Gereja tidak ikut terjerumus dalam dunia narkoba..
Semangat terus teman-teman Pemuda dan Remaja GKRI Cinere, say no to drugs dan jadikan Gereja Sahabat ODHA…(Ar)

Senin, 17 November 2008

Sekolah Ceria Rumphi dimulai



Kombinasi Home Schooling dan PAUD
Sekolah Ceria Rumah Philia mulai diaktifkan dengan mengambil lokasi di sekretariat Komunitas Rumah Philia,Jl.Pulo Asem Utara III no.1b,Jati-Rawamangun. Kegiatan ini merupakan ujicoba awal dari program KDS Komunitas Rumah Philia. Sebelumnya program ini merupakan program bersama dengan KOMPA PGIW DKI Jakarta, serta mitra-mitra yang lain, kini dijalankan oleh Rumah Philia sendiri dalam rangka memantapkan program yang berkesinambungan sesuai dengan kurikulum yang telah disusun. Untuk itu maka Rumah Philia telah mempersiapkan 2 facilitator yang telah ikut serta dalam pelatihan pengajar dan konselor anak yang dilakukan oleh LK3 dan 2 facilitator mengikuti pelatihan "peer educator" yang dilakukan oleh World Relief/Wahana Rebas.
Anak anak yang hadir dalam kegiatan perdana ini sebanyak 6 anak komunitas Rumah Philia. Metode pembelajaran yang mengacu kepada pola "home schooling" dengan memanfaatkan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diharapkan dapat memberi ruang pembelajaran hidup bagi anak-anak usia dini di mana mereka dapat mengekspresikan diri dan bakatnya tanpa dibatasi. Metode pendekatan "home schooling" ini sangat cocok bagi jumlah anak terseleksi atau tidak terlalu banyak, sehingga tutorial anak secara pribadi dapat dilakukan dengan utuh, dan terintegrasi dengan orang tua mereka. Apabila terjadi penambahan jumlah maka kelompok ini akan dimekarkan menjadi beberapa kelompok belajar. 5-10 anak adalah jumlah ideal yang diharapkan menjadi kelompok belajar bersama. Kami memulai kegiatan dengan anak-anak yang berasal dari kalangan Rumah Philia sendiri meskipun hanya beberapa jumlahnya, tidak menutup kemungkinan terbuka juga bagi anak-anak di luar lingkungan Komunitas Rumah Philia. Hal ini untuk memudahkan penanganan terintegrasi dengan pendampingan orang tua dan pendampingan kesehatan yang akan diberikan sebagai satu paket pendampingan yang utuh. Usia anak yang difasilitasi dalam proses pembelajaran ini adalah berkisar 2-5 tahun.Bila ada anak-anak di atas umur ini yang ingin ikut serta maka akan dibuat kelas tersendiri dengan pola homeschooling paket C-Kombinasi.

Sekolah Ceria Perdana yang heboh
Kegembiraan anak-anak pada sekolah ceria perdana Rumah Philia ini terekpresi dengan baik berkat kepiawaian 'kak Agie yang memang sudah punya talenta dari Tuhan untuk membimbing anak-anak, dibantu kak Isye dan kak Arie. Kegiatan perdana ini belum menerapkan kurikulum tetap, baru pengenalan dan sosialisasi interaksi anak. Rumah Philia akan melibatkan orang tua untuk mengkoordinir Sekolah Ceria ini. Pertemuan antar orang tua direncanakan pada tanggal 6 Desember 2008 setelah Hari AIDS se-dunia. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan Sekolah Ceria ini secara resmi akan dilaunching pada Januari 2009 sebagai awal dari tahun ajaran anak-anak Komunitas Rumah Philia.

HARI AIDS SEDUNIA dengan melibatkan anak
Dalam Memperingati HARI AIDS sedunia, maka kegiatan akan difokuskan pada Anak dan Pemuda yang akan berlangsung di GPIB "EFATHA", Jakarta Selatan. Acara akan dimulai pada jam 15.00 sore tangga 1 Desember 2008, dengan mengkhususkan bagi anak-anak. Dalam acara ini anak-anak Sekolah Ceria Rumah Philia akan hadir, juga diundang anak-anak Sekolah Minggu dari beberapa gereja. Kali ini gereja-gereja yang terlibat adalah gereja-gereja yang dalam Bulan Peduli AIDS ini diadakan Road Show. Hal yang sama juga kegiatan bagi pemuda. Gereja-gereja yang terlibat adalah, GKP,beberapa gereja GKI, GPIB,Charismatic Church World, GPDI dan beberapa gereja lokal lainnya. Keterlibatan gereja ini akan ditindaklanjuti dengan penerapan beberapa program bersama dalam pelatihan relawan, program magang dan terutama relawan pendamping sekolah ceria.

Dari mana dananya?
Beberapa donor telah menyatakan kesediaannya untuk bekerjasama terutama dalam hal advokasi anak dan orang tua, moga-moga dalam bulan Januari 2009 Komunitas Rumah Philia sudah mempunya dana tetap yang akan mendukung seluruh kegiatan dan staf yang selama satu tahun bergumul dan berjuang untuk membentuk diri menjawab panggilan pelayanan Tuhan ini...Amin









Rabu, 12 November 2008

Seminar HIV&AIDS Gereja POUK Sunter

Walaupun telat 30 Mnt dari waktu yang disepakati, tapi akhirnya kegiatan ini berjalan. Kegiatan di mulai dengan memperkenalkan tim secara 1 per 1, kemudian Isye memulai dengan seminar seputar HIV&AIDS yang dilanjutkan oleh Arie dengan info narkobanya. Saat memasuki sesi tanya jawab, teman-teman remaja dan pemuda ternyata cukup apresiatif. Sesi tanya jawab ini dimoderatori Pdt Suandi, yang juga mempersiapkan anak-anak remaja & pemuda untuk memasuki sesi selanjutnya yaitu sesi “Memilih Kehidupan” dimana dalam sesi ini Tim akan memberi permainan yang akan membuka pikiran peserta bahwa semua pilihan hidup ada pada tangan peserta sendiri bukan pada lingkungannya seperti Orang tua, teman, guru atau yang lainnya. Keberhasilan seseorang ditentukan dengan pilihan mereka, dan saat memilih mereka akan menerima konsekuensi baik atau buruk dari pilihannya.
Sesi “Memilih Kehidupan” dimulai oleh Gustaf dengan membawakan sebuah cerita, yang kemudian para peserta dipisahkan menjadi dua tim antara remaja dan pemuda, pemisahan ini ditujukan agar pemikiran para peserta remaja tidak terbawa cara pemikiran para pemuda. Setelah pemisahan, Agie & Gustaf menjadi fasilitator bagi para pemuda sedangkan Isye & Suandi menjadi fasilitator para remaja. Dalam kegiatan ini peserta diminta untuk menilai cerita yang dibawakan Gustaf dan ternyata banyak yang menilai, bahwa ternyata dalam cerita tersebut jika salah memilih dalam pergaulan dapat merugikan, begitu juga dalam kehidupan sehari-hari....
Kegiatan dilanjutkan dengan permainan, dalam permainan ini satu orang di pisahkan dari kelompok dan menjadi orang yang harus memilih dengan tidak mengetahui apa yang dia pilih, kemudian 5 orang menjadi teman-teman yang menghasut agar temannya mengikuti dia dengan semua cara dan rayuannya, sisanya hanya menjadi orang yang dapat melihat tapi tidak dapat berbuat apa-apa. Permainan ini dilakukan agar peserta sadar bahwa suatu saat nanti ada banyak tawaran yang awalnya kita anggap sebagai tawaran yang enak dan asik tapi ternyata akhirnya dapat menghancurkan kita, dan banyak teman-teman yang ingin membantu tapi mereka tidak tahu harus berbuat apa....
Pada akhir kegiatan, Arie memfasilitasi agar para remaja dan pemuda agar lebih peduli pada teman-temannya jika mereka jatuh dalam pergaulan yang salah. Karena mungkin saja dihari-hari kedepan mereka akan melihat atau mengetahui ada temannya yang “salah jalan”, statment dari remaja dan pemuda adalah mereka mau lebih peduli dengan kawan-kawannya. Kemudian Arie mengingatkan bahwa samua pilihan dalam hidup ada pada mereka, mereka ingin menjadi orang yang berhasil atau tidak. Karena seberapa jauh orang tua, guru, pendeta dan aktifis gereja dapat terus memantau serta mendampingi mereka? saat mereka memulai aktifitas mereka dalam kesehariannya... (Ar)

Sabtu, 01 November 2008

BULAN PEDULI AIDS 2008 DIMULAI



Photo:Arie sebagai Fasilitator

Dalam rangka Hari AIDS se dunia maka salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari kegiatan Rumah Philia bersama beberapa gereja seJABODETABEK dan beberapa lembaga pelayanan kristen, adalah "Road Show" ke gereja-gereja. Gereja yang bersedia untuk kami datangi untuk penyuluhan dan pelatihan penyadaran tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS adalah yang telah menyatakan kesediaannya untuk mengembangkan kegiatan peduli AIDS.
Kegiatan kegiatan ini akan berpuncak pada 1 Desember 2008 di mana akan diadakan Peringatan HARI AIDS sedunia di GPIB EFATHA, Jakarta Selatan. Kegiatan-kegiatan yang direncanakan adalah :
1. Road Show ke gereja-gereja sejabodetabek
2. Pelatihan relawan
3. Seminar dan Talkshow
4. Peringatan Hari AIDS Sedunia di GPIB EFATHA

Gereja pertama yang bersedia adalah GPDI Pademangan yang menjadi fasilitator adalah Arie dan Pdt.Emmy,Isye dan bung Kilion dari Papua yang kebetulan setelah pelatihan pastoral konseling HIV dan AIDS masih beberapa hari di Jakarta.

Jumat, 24 Oktober 2008

Pelatihan Konseling Pastoral HIV dan AIDS tingkat Nasional JKLPK


Dari tanggal 18-24 Oktober, Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK), mengadakan TOT Pastoral Konseling HIV dan AIDS, tingkat nasional. Peserta yang hadir dari berbagai LPK dan lembaga gereja, sebanyak sekitar 21 orang. Kegiatan ini diharapkan dapat melengkapi pengembangan program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di tiap region jaringan pelayanan JKLPK. Dalam pelatihan ini Komunitas Rumah Philia terlibat sebagai fasilitator yakni Isye Huliselan, Pdt.Emmy Sahertian. Fasilitator yang lain adalah Mbak Yuni yang juga adalah salah satu Penasehat Rumah Philia dan Pak Bert Mamoto. Kegiatan ini meliputi beberapa sesi. Sesi I : Pendalaman informasi HIV dan AIDS, NARKOBA dan KESPRO

Sesi II : Pendalaman Teologis,Etis Pastoral HIV dan AIDS

Sesi III: Keterampilan Komunikasi dan Analisis Holistik dalam Konseling

Sesi IV :Keterampilan Konseling Pastoral HIV dan AIDS

Sesi V :Rencana Tindak Lanjut


Kegiatan ini diakhiri dengan sejumlah rencana kerja yang moga-moga dapat dilaksanakan dengan segera mengingat laju merebaknya virus ini sangat cepat dan kian meninggi.

Dalam kegiatan ini telah digunakan modul yang disusun oleh Rumah Philia Indonesia dalam kerja sama dengan JKLPK. Modul ini masih dalam penyempurnaan dan untuk sementara ini dipakai yang sudah jadi dalam bentuk copy sementara.

Jumat, 19 September 2008

WORKSOP:Kaum Lelaki dan HIV-AIDS




Dhianapura. Workshop tentang Kaum laki-laki dan HIV-AIDS yang dilakukan oleh 3 badan zending:UEM,EMS dan Mission 21 diadakan di hotel Dhianapura, Bali, dari tanggal 8-12 September 2008. Workshop ini diikuti oleh para pimpinan gereja-gereja di bawah 3 badan zending tersebut antara lain:GKP,GKJW,GMIM,GRMITA,GMIST,GKE,GMIH,Gereja Kristen Luwu,Gereja Sulawesi Selatan, dan lembaga-lembaga keumatan yang terlibat dalam pelayanan HIV dan AIDS. Para pimpinan gereja yang hadir adalah paraketua sinode, sekum dan beberapa koordinator pelayanan HIV dan AIDS. Maksud dan tujuan dari workshop ini adalah pengarusutamaan program HIV dan AIDS dalam semua aras gereja dengan penjangkauan khusus kaum lelaki. Tema yang dibahas dalam workshop ini antara lain :Tinjauan teologis,sosiologis dan epidemologis tentang peranan laki-laki dalam pewabahan HIV dan AIDS. Pdt.Emmy Sahertian dari Komunitas Rumah Philia hadir sebagai salah satu narrasumber yang membahas tentang aspek teologis, DR.Dede Utomo dari Gaya Nusantara membahas tentang aspek sosiologis. Workshop ini melahirkan berbagai program pada tiap gereja dan moga-moga dapat berjalan cepat secepat perkembangan penularan yang luar biasa, khususnya penjangkauan pada kelompok laki-laki yang dianggap sebagai salah satu kelompok strategik dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.